Meraih Untung Dari Togel
Tulisan ini adalah inti dari semua pembahasan blog togel master.
Mengerti artikel ini amatlah urgent dan penting. Saya harap
Anda siapkan akal sehat, keseriusan dan nalar. Semuanya bisa ditelusuri dengan
logika kok. Dengan membaca dan mengerti tulisan ini, saya rasa semua keraguan,
semua omong kosong orang-orang yang anti togel akan hilang sendirinya.
Saya berbicara dan bercerita menggunakan logika dan
fakta-fakta. Saya tidak berbicara isu apalagi politik. Jadi dalam membaca semua
isi blog togel master ini, satu hal yang dari awal saya katakan: GUNAKAN
AKAL SEHAT ANDA!! Oke? Are you ready?
Matematika Togel
Saya pernah katakan bahwa mustahil menang main
togel. Tuan Cardano sang big boss kita saja sudah
mewanti-wanti kita dengan ilmu matematikanya bahwa untuk menang togel adalah
hal konyol dan sia-sia. Sebab kalau tidak, buat apa orang jadi bandar togel?
Apakah bandar togel tidak ada kerjaan, suka bagi-bagi uang atau orang bodoh? Jelas
mereka jauh lebih pintar. Karena itulah beberapa blogger terus membagikan
pendapat mereka bahwa hanya orang bodoh yang terus main togel. Hal ini tak bisa
dipersalahkan karena memang banyak pemain togel yang sekarat hidupnya. Untuk
itulah Suhu Togel Liong Apat turun gunung. Supaya Anda jadi pintar, supaya Anda
tidak buntung terus dalam main togel.
Satu hal yang tidak dimengerti oleh
blogger-blogger tersebut adalah: pola dan hadiah permainan togel bukan
seperti itu lagi. Mereka ketinggalan informasi. Coba Anda baca kembali artikel
agar lebih jelas.
Soal permainan memang tidak berubah atau berbeda.
Si tikus masuk ke rumah dan memang rumah kita tetap ada 10.000 lubang. Saya
tidak mengajarkan Anda untuk menghilangkan lubang tersebut karena memang tidak
bisa. Saya hanya mengajarkan bagaimana agar tikus tersebut bisa lebih memilih
lubang-lubang tertentu agar dia keluar dari sana. Atau membuat dia enggan
keluar dari lubang-lubang tertentu. Secara probabilitas peluang 4D tetap 10.000
peluang, 3D tetap 1.000 peluang dan 2D tetap 100 peluang. Dan secara
perhitungan matematis tetap saja kita kalah. Lalu pertanyaannya: kalau kalah
bagaimana kita bisa terus main togel?
Sekarang perhatikan:
Dalam artikel matematika vs togel, hadiah togel
dikatakan sebesar: 4D = Rp 2.500.000, 3D = Rp 300.000 dan 2D = Rp 60.000. Saya
hanya ingin Anda fokus di permainan 2D. Apakah benar hadiah 2D
adalah 60.000? Jawab saya: ya! Itulah togel yang Anda mainkan di darat, di
warung kopi, di pengecer bersepeda, dst. Itu pembodohan otak dan jangan pernah
main di sana. Itu orang cari makan. Memang sangatlah menyakitkan mengajarkan
Anda bagaimana caranya menutupi usaha atau mata pencaharian orang-orang kecil.
Pengecer togel juga orang-orang kecil. Tetapi semua ini terpaksa karena saya
ingin membuat orang kecil sebagian lagi bisa bertahan hidup. Sebenarnya ini
dilema buat saya, tetapi apa boleh buat? Suatu hari saya akan kupas lebih
detil. Untuk sementara kita tinggalkan dulu soal togel darat ini.
Saya berbicara mengenai togel online atau togel
lewat Internet. Berapa hadiah togel lewat Internet? Hadiah untuk permainan 2D
adalah Rp 70.000. Lalu apakah dengan hadiah yang lebih besar selisih Rp 10.000
membuat kita secara matematis akan untung? Tidak! Lalu? Seperti saya katakan,
tambahkan ilmu Mr. Cardano dengan ilmu keuangan akuntasi ala George Soros,
investasi ala Donald Trumph, algoritma ala Sergei Brin & Larry Page, atau
taktik perang Cao Cao, maka togel akan menjadi untung. Oya? Ya! 1.000% saya
katakan iya. Bagaimana caranya? Ulasan-ulasan di artikel berikutnya nanti akan
saya berikan celahnya. Untuk saat ini saya ingin membicarakan mengenai peluang
meraih untung tersebut.
Togel Online
Togel online bukan saja menyediakan hadiah 2D =
Rp 70.000 tetapi juga memberikan diskon permainan sebesar 29%. Anda perhatikan
baik-baik. Di togel darat tidak ada diskon seperti ini atau terlalu kecil.
Sebenarnya bukan kecil tetapi jalur koneksi Anda. Lalu di mana celahnya? Mari
kita gunakan logika berpikir dan prinsip investasi.
Probabilitas permainan 2D adalah 100 peluang. Nilai bet terkecil
adalah Rp 1.000 dan jika menang mendapatkan Rp 70.000. Sekarang kalau kita bet
semua titik peluang tersebut, berapa yang kita bayar? Pasti Rp 100.000 (100 x
Rp 1.000). Dengan demikian apakah kita akan menang togel? Jawabannya: PASTI!.Anda
menang tetapi rugi. Anda rugi Rp 30.000. Karena modalnya Rp 100.000
sementara menangnya cuma Rp 70.000. Ini tindakan konyol. Paham?
Sampai di sini kita sudah bisa menarik asumsi atau dalil bahwa
orang-orang yang menang tidak selalu untung. Karena itu Anda jangan pernah set
pikiran Anda bahwa sasaran kita adalah menang togel. Bukan! Sasaran
kita untung dari togel. Jadi kalah sekali-kali tidak menjadi soal yang
penting akhir bulan untung. Paham? Sama seperti ketika Anda punya kasus yang
sebenarnya bisa diselesaikan baik-baik secara kekeluargaan atau perdata dengan
mediator, tetapi karena Anda sok kuat, sok kaya, sok jagoan, sok kenal pejabat,
dsb. akhirnya Anda bawa kasus tersebut ke polisi, jaksa dan hakim. Anda diketok
palu menang, tetapi berapa pengeluaran Anda untuk mengurus kasus-kasus
tersebut? Menang karena gengsi tetapi rugi secara materi, buat apa? Oknum-oknum
tersebut terus mengenyangkan perut mereka dengan uang-uang seperti ini. Ini
masih terus terjadi. Anda pikir urus perkara di polisi bisa gratis dan bakal
direspon segera jika tidak ada uangnya? Polisi saja kasusnya menumpuk sementara
dana kurang. Emang polisi kerja jalan kaki cari penjahat? Jadi sebagai
masyarakat kita juga harus mengerti beban kerja polisi. Hanya saja yang saya tidak
suka adalah jika ada polisi membeda-bedakan pelayanan hanya karena si A memberi
uang sementara si B yang miskin tidak memberi uang lalu kasus yang sama
didiamkan atau dipetieskan. Makanya saya mendukung dan Anda harus paham bahwa
sekarang ada UU yang namanya Undang Undang Keterbukaan Informasi.
UU Keterbukaan Informasi Publik ini sudah berlaku mulai April
2010 kemarin. Semua masyarakat yang berkepentingan terhadap sebuah informasi
patut mendapatkannya dari pihak-pihak yang berkompeten dan terkait urusan
publik. Jika tidak, Anda bisa membawa mereka ke penjara! Karena itu kalau Anda
melaporkan kasus Anda ke polisi tetapi dalam sekian waktu kasus Anda belum ada
laporannya entah ditindaklanjuti atau ditaruh di bawah meja, Anda bisa
perkarakan polisi yang menangani kasus Anda. Saatnya orang Indonesia lebih
pintar!
Kembali ke soal togel online. Lalu kalau rugi
bagaimana? Sekarang saya ingin Anda menghitung diskon 29%. Dengan diskon 29%,
berapakah yang kita bayarkan jika bet 100 titik tersebut? Benar sekali, kita
bayar Rp 71.000. Kita pasti menang, tetapi masih rugi Rp 1.000. Benar? Namun
dengan adanya penurunan kerugian dari Rp 30.000 menjadi Rp 1.000, ini
menandakan ada sesuatu yang tidak beres alias ada peluang bagi yang melihat
celah. Bukankah begitu? Kalau cuma turun Rp 1.000 atau Rp 5.000, itu tidak ada
yang istimewa. Tetapi ini turun drastis yakni Rp 29.000. Dari sinilah kita bisa
menemukan celahnya.
Bet 100 angka (semua titik peluang) dari: 00, 01, 02,
dst.....sampai 99 dengan diskon 29% senilai Rp 1.000, kita menang tetapi masih
rugi Rp 1.000. Sekarang pertanyaannya adalah bagaimana jika kita mengurangi
titik bet? Sampai di sini Anda baru paham apa yang saya maksudkan. Mungkin bagi
yang baru pertama kali belajar main togel akan kaget dan tersenyum. Ya, saya
katakan kita kurangi bet dan katakanlah bet 98 titik. Apakah kita masih untung
atau rugi? Mari kita hitung.
98 x Rp 710 = Rp 69.580.
Dibayarkan = Rp 70.000.
Keuntungan = Rp 420.
Cukup buang 2 titik sudah untung Rp 420. Kecil? Sudah jelas
kecil! Ini penghasilan pengamen. Bagaimana menaikkannya menjadi besar? Anda
gunakan modal lebih besar. Anda jangan bet per titik Rp 1.000 tetapi Rp 10.000.
Ini artinya untung Anda Rp 4.200. Kecil? Tentu saja. Ini baru penghasilan
pemulung. Sekarang Anda bet per titik Rp 100.000. Ini artinya Anda untung Rp
42.000. Kecil? Saya harap Anda jangan bilang kecil-kecil saja! Kalikan dengan
20x putaran togel dalam sebulan. Berarti satu bulan keuntungan Anda: Rp
840.000. Itu gaji anak SMA yang baru bekerja. Sampai di sinilah mengapa saya
katakan untuk memberantas kemiskinan standar PBB sehari USD 2 sudah tercapai.
Gampang seperti membalikkan telapak tangan, bukan?
Anda ingin penghasilan manager? Maka bet lah tiap titik Rp
1.000.000 maka sebulan menghasilkan Rp 8.400.000. Di sini Anda tentu harus
punya modal sekitar Rp 69.580.000. Berlaku prinsip investasi di mana untuk
menghasilkan keuntungan besar membutuhkan modal besar. Di mana-mana di dunia
bisnis apapun ini berlaku. Mau gaji besar tentu kemampuan Anda harus besar.
Anda tidak bisa memancing ikan marlin dengan udang kecil. Anda harus
menggunakan umpan besar seperti ikan baronang atau kembung. Bagaimana? Apakah
yang saya katakan ini tidak logis atau mengada-ngada? Sulitkan meraih untung
dari togel? Yang ada adalah sebaliknya malah karena rakus dan serakah, kita
bukan membuang angka dua angka tetapi kita membuang 98 angka dengan bet 2
titik. Sampai kiamat pun bandar akan tertawa karena posisi ini dibalik sendiri
oleh kita.
Saya tidak mengatakan bahwa Anda harus membuang 2 titik atau
mempunyai modal Rp 69.580.000. Tidak! Saya hanya mengatakan bahwa teknik
mencari angka mati dan membuangnya cukup beberapa sudah mendatangkan keuntungan
bagi kita pemain togel. Urusan akan bermain dengan modal berapa, berapa titik
yang dibuang, itu urusan masing-masing.
Sumber: Suhu Togel
Liong Apat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar